TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo Kembali Menebar Kekerasan, Warga Sipil Jadi Korban Penusukan di Dekai

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM – Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, kembali diguncang aksi kekerasan yang menargetkan warga sipil. Seorang warga dilaporkan menjadi korban penusukan di kawasan Pasar Baru, Dekai, pada pagi hari saat aktivitas masyarakat baru mulai berjalan. Insiden tersebut menimbulkan kepanikan di tengah warga dan menambah deretan panjang kekerasan yang terjadi di ruang publik.

Kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo melalui pernyataan yang beredar mengklaim bertanggung jawab atas aksi penusukan tersebut. Klaim ini langsung menuai kecaman keras dari masyarakat setempat karena dinilai kembali menunjukkan pola kekerasan tanpa pandang bulu yang menjadikan warga sipil sebagai korban. Ancaman lanjutan yang disampaikan kelompok bersenjata itu semakin memperdalam rasa cemas masyarakat, khususnya para pedagang dan warga kecil yang menggantungkan hidup di pusat-pusat aktivitas ekonomi.

banner 325x300

Peristiwa ini memperparah kondisi psikologis warga Yahukimo yang selama ini hidup dalam bayang-bayang teror. Aktivitas masyarakat di sekitar Pasar Baru sempat terganggu, sementara warga memilih membatasi pergerakan karena khawatir akan terjadinya aksi susulan. Insiden penusukan tersebut dinilai sebagai bentuk teror terbuka yang merusak rasa aman dan ketertiban umum.

Masyarakat Yahukimo mengecam keras tindakan brutal tersebut dan menegaskan bahwa kekerasan bukanlah jalan perjuangan, melainkan sumber penderitaan bagi rakyat Papua sendiri. Warga mendesak aparat keamanan untuk segera meningkatkan pengamanan, menjamin keselamatan masyarakat sipil, serta menindak tegas para pelaku kekerasan sesuai hukum yang berlaku.

“Kami ingin hidup aman, bekerja, dan beribadah tanpa rasa takut,” ujar seorang warga Dekai. Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa aksi teror yang terus dilakukan justru semakin menjauhkan kelompok bersenjata dari dukungan rakyat Papua yang mendambakan kedamaian dan kehidupan yang normal.

banner 325x300