Sekolah Dibakar, Guru Dibunuh: Masa Depan Generasi Muda Papua Dipadamkan oleh TPNPB-OPM

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM –

Kenyataan pahit terus menghantui Tanah Papua. Aksi pembakaran sekolah bukan lagi sekadar ancaman, melainkan fakta yang telah terjadi di berbagai wilayah. Lebih tragis lagi, kekerasan itu disertai dengan pembunuhan terhadap guru, sosok yang seharusnya dilindungi karena mengabdikan hidupnya untuk mencerdaskan anak-anak Papua. Dunia pendidikan Papua kini berada dalam kondisi darurat, orang tua menyaksikan masa depan putra-putri mereka runtuh di hadapan mata.

banner 325x300

 

Pembakaran sekolah dan pembunuhan kepada guru merupakan kejahatan kemanusiaan yang sangat keji. Pendidikan sengaja dihancurkan, tenaga pendidik diteror dan dibunuh, sehingga anak-anak Papua dipaksa hidup dalam ketakutan dan ketidaktahuan. Tanpa sekolah dan tanpa guru, generasi muda kehilangan arah, masa depan dikubur paksa, dan Papua didorong masuk ke jurang keterbelakangan yang berkepanjangan. Anak-anak Papua dipaksa tumbuh dalam ketakutan dan ketidaktahuan, terjebak dalam lingkaran kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan pendidikan dan kekerasan.

 

Gelombang kemarahan dan duka pun menyatu di tengah masyarakat. Tokoh adat, tokoh agama, mahasiswa, dan orang tua secara tegas mengecam aksi biadab tersebut. Mereka menegaskan bahwa membakar sekolah dan membunuh guru adalah kejahatan tak termaafkan, karena sama saja dengan membunuh masa depan Papua itu sendiri. Seruan keras pun digaungkan, hentikan kekerasan, hentikan penghancuran pendidikan, lindungi guru dan anak-anak Papua, serta selamatkan pendidikan Papua dari kehancuran total.

banner 325x300