“Saya Papua, Saya Indonesia”: Momen Arius Tabuni yang Kini Menggema Mengajak TPNPB-OPM Kembali ke NKRI

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM – Suasana haru yang pernah menggema di Wamena pada 10 November 2025 kembali dikenang masyarakat Papua. Hari itu, Arius Tabuni mantan Komandan Lapangan TPNPB-OPM Kodap II Muaragame memilih jalan damai dengan menyatakan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebuah keputusan berani yang kini menjadi penanda harapan di tengah panjangnya luka konflik.

 

banner 325x300

Arius mengingat kembali perjalanannya sejak 2016, saat ia memilih mengangkat senjata demi meneruskan perjuangan sang ayah. Namun hampir satu dekade konflik justru membuka matanya. Kekerasan tidak menghadirkan kemerdekaan, melainkan air mata, anak-anak kehilangan masa depan, kampung-kampung terbelah, dan saudara saling berhadapan. Dari kesadaran itulah ia melangkah keluar dari lingkaran darah, memilih kehidupan dan persatuan.

 

Di hadapan masyarakat, Arius menyampaikan ikrar setia kepada NKRI, berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Ia menegaskan meninggalkan seluruh bentuk perjuangan bersenjata dan mendukung pembangunan Papua yang bermartabat. Seruannya kala itu “Saya Papua, saya Indonesia” kini terus bergema sebagai pengingat bahwa perdamaian adalah pilihan berani yang menyelamatkan generasi.

 

Mengenang momen bersejarah tersebut, masyarakat Papua kembali mengajak saudara-saudara yang masih berada di barisan TPNPB-OPM untuk mengikuti jejak Arius Tabuni. Tinggalkan senjata, pulanglah ke pangkuan NKRI, dan bangun Papua dengan tangan terbuka, menjaga adat, merawat budaya, serta menjemput masa depan yang damai, maju, dan sejahtera bagi anak-anak Papua.

banner 325x300