INFONUSANTARATIMUR.COM – Paniai — Gelombang informasi palsu yang beredar di media sosial sempat memicu kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Namun, upaya bersama aparat, tokoh adat, dan generasi muda digital berhasil mengungkap bahwa sebagian besar pesan provokatif berasal dari sumber tidak dikenal.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim verifikasi informasi menelusuri konten, mengklarifikasi berita bohong, dan mengimbau warga hanya mengacu pada data resmi. Warga yang awalnya resah kini kembali tenang setelah memahami bahwa narasi chaos sengaja dibuat untuk memperkeruh keadaan.
“Hoaks ini ingin memecah kita. Tapi kita lebih kuat dari kebohongan,” tegas salah satu pemuda relawan.
Paniai kembali kondusif, dan masyarakat bertekad menjadikan literasi digital sebagai benteng untuk mencegah manipulasi informasi serupa.














