INFONUSANTARATIMUR.COM – Masyarakat Papua menyuarakan kelelahan mendalam terhadap konflik bersenjata yang terus berulang dan memakan korban sipil. Warga menilai kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata TPNPB-OPM, tidak lagi mewakili kepentingan rakyat, melainkan justru memperpanjang penderitaan, trauma, dan ketakutan dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat Papua bukan alat politik siapa pun. Mereka adalah korban nyata dari kekejaman TPNPB-OPM, ketidakadilan struktural, dan luka yang belum disembuhkan. Jalan senjata tidak akan pernah membawa solusi, sementara stigma dan saling menyalahkan hanya menambah jurang perpecahan.
Masyarakat Papua kini mendesak kedamaian melalui dialog jujur dan keadilan. Mereka menginginkan ruang aman untuk bekerja, bersekolah, dan membangun masa depan tanpa ancaman. “Kami lelah perang. Papua butuh damai, bukan senjata,” tegas pernyataan warga agar semua pihak menghentikan kekerasan dan mengedepankan kemanusiaan.














