Aksi Provokatif TPNPB-OPM di Sorong Raya: Bakar Bendera Merah Putih, Tantang Kedaulatan NKRI

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM – Aksi pembakaran Bendera Merah Putih oleh TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya memicu kecaman luas dan melukai rasa kebangsaan masyarakat Papua. Tindakan tersebut dipandang sebagai provokasi terbuka yang tidak hanya menantang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tetapi juga mengoyak simbol persatuan yang selama ini menjadi payung hidup bersama warga Papua dalam bingkai NKRI.

 

banner 325x300

Masyarakat menilai klaim dan ancaman yang disampaikan kelompok bersenjata itu semakin memperjelas wajah kekerasan yang dibungkus narasi politik. Alih-alih memperjuangkan kesejahteraan rakyat Papua, aksi simbolik yang disertai ancaman eksekusi justru menebar ketakutan, mengganggu ketertiban umum, dan menempatkan warga sipil dalam risiko. Banyak tokoh adat, gereja, dan pemuda menegaskan bahwa Papua membutuhkan pembangunan, dialog, dan keamanan bukan intimidasi bersenjata.

 

Pemerintah dan aparat keamanan diminta bertindak tegas sesuai hukum untuk melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI. Warga Papua menyatakan sikap jelas: masa depan Papua dibangun melalui persatuan, bukan pembakaran simbol negara; melalui kerja dan pendidikan, bukan teror. NKRI adalah rumah bersama dan upaya memecahnya dengan kekerasan hanya akan memperdalam luka, bukan menghadirkan solusi.

banner 325x300