INFONUSANTARATIMUR.COM – Rencana Aksi Damai Jilid II Solidaritas Mahasiswa Se-Indonesia asal Kabupaten Paniai bersama Rakyat Paniai yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, kini menuai kontroversi serius. Aksi yang semula diklaim sebagai bentuk solidaritas dan penyampaian aspirasi damai tersebut disebut tidak sepenuhnya lahir dari kebebasan berekspresi, melainkan berada di bawah bayang-bayang tekanan kelompok bersenjata.
Sejumlah sumber masyarakat di Paniai mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan TPNPB-OPM dalam menunggangi rencana aksi tersebut. Tekanan yang dilakukan disebut tidak hanya berupa intimidasi langsung, tetapi juga penyanderaan serta ancaman terhadap anggota keluarga mahasiswa dan warga yang direncanakan ikut dalam aksi. Kondisi ini menimbulkan ketakutan dan memaksa sebagian peserta tetap turun ke jalan demi keselamatan orang-orang terdekat mereka.
Masyarakat adat Paniai menilai situasi tersebut mencederai makna hakiki dari sebuah aksi damai. Demonstrasi seharusnya menjadi ruang penyampaian pendapat yang lahir dari kesadaran, keberanian, dan kebebasan berpikir, bukan hasil paksaan atau ancaman senjata. Isu-isu strategis seperti penolakan Daerah Otonomi Baru (DOB), investasi, dan darurat militerisme yang diangkat dalam aksi dinilai telah dibajak untuk kepentingan tertentu, dengan menjadikan mahasiswa dan warga sipil sebagai tameng konflik.
Kondisi ini memicu kecaman luas dari masyarakat Paniai yang menegaskan bahwa teror, intimidasi, dan penyanderaan bukanlah bentuk perjuangan, melainkan kejahatan kemanusiaan yang merugikan rakyat Papua sendiri. Warga menyatakan keprihatinan mendalam atas semakin sempitnya ruang aman bagi masyarakat sipil untuk bersuara tanpa rasa takut.
Masyarakat Paniai mendesak negara untuk hadir secara nyata dalam menjamin keselamatan warga sipil, melindungi mahasiswa, serta memastikan ruang demokrasi tetap bebas dari intimidasi bersenjata. Warga berharap, ke depan, suara rakyat dapat disampaikan secara jujur dan damai, tanpa ancaman terhadap nyawa dan martabat manusia.














