Ancaman TPNPB-OPM Bayangi Aksi GPMI-R, Ruang Demokrasi di Intan Jaya Terjepit Kekerasan

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM – Kabupaten Intan Jaya kembali diliputi ketegangan menyusul pelaksanaan aksi demonstrasi oleh Gerakan Pelajar, Mahasiswa, dan Rakyat Intan Jaya (GPMI-R) yang disebut berlangsung di bawah tekanan dan ancaman kelompok bersenjata TPNPB-OPM. Situasi ini memunculkan keprihatinan luas karena aksi yang seharusnya menjadi bagian dari kebebasan berekspresi justru diduga dilakukan akibat intimidasi serius.

Informasi yang berkembang menyebutkan, TPNPB-OPM melakukan tekanan terhadap mahasiswa dan masyarakat sipil dengan ancaman pembunuhan terhadap anggota keluarga apabila tuntutan aksi tidak dijalankan sesuai kehendak mereka. Ancaman tersebut menciptakan rasa takut mendalam, terutama bagi kalangan muda dan warga sipil yang berada di posisi paling rentan di tengah konflik berkepanjangan.

banner 325x300

Aksi demonstrasi yang berlangsung di tengah kondisi keamanan rawan ini dinilai bukan murni lahir dari aspirasi bebas, melainkan refleksi dari situasi keterpaksaan. Mahasiswa dan masyarakat sipil terjepit di antara keinginan menyelamatkan diri dan keluarga, serta realitas hidup di wilayah yang terus dibayangi kekerasan bersenjata.

Peristiwa ini menjadi potret suram krisis kemanusiaan di Papua, khususnya di Intan Jaya. Ruang demokrasi yang seharusnya dijamin justru terdistorsi oleh teror dan ancaman. Konflik yang terjadi tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan, tetapi juga merenggut rasa aman, kebebasan, dan martabat manusia. Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga sipil serta upaya nyata untuk menghadirkan perdamaian dan kemanusiaan di Tanah Papua.

banner 325x300