TPNPB-OPM Tembak Warga Sipil Yahukimo, Klaim Humaniter Dipertanyakan

banner 120x600
banner 468x60

INFONUSANTARATIMUR.COM – Klaim TPNPB-OPM menjunjung tinggi prinsip humaniter runtuh di Yahukimo. Pada 25 Desember, TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo mengakui telah melakukan kekerasan terhadap warga sipil Papua yang beraktivitas di wilayah Yahukimo, hanya karena dicurigai sebagai bagian dari intelijen militer Indonesia.

 

banner 325x300

Dalam hukum humaniter internasional, kecurigaan bukan dasar pembunuhan. Warga sipil tetap dilindungi, apa pun identitas dan aktivitasnya, selama tidak terlibat langsung dalam pertempuran. Menjadikan warga sipil sebagai target adalah pelanggaran berat terhadap prinsip distingsi dan larangan kekerasan terhadap non-kombatan.

 

Peringatan agar warga menjauhi wilayah konflik tidak pernah memberi legitimasi untuk menembak mereka yang melanggar. Tindakan ini justru menunjukkan kegagalan TPNPB-OPM melindungi warga sipil dan memperlihatkan praktik kekerasan yang bertentangan dengan hukum perang dan hak asasi manusia.

 

Peristiwa Yahukimo menegaskan satu hal, di balik retorika perjuangan dan humaniter, warga sipil kembali menjadi korban senjata TPNPB-OPM.

banner 325x300