INFONUSANTARATIMUR.COM – Di sebuah kelas sederhana di pedalaman Papua, terdengar tawa dan suara lantang anak-anak belajar membaca dan berhitung. Kali ini, mereka tidak hanya ditemani guru sekolah, tetapi juga oleh anggota Apkam yang hadir langsung menjadi tenaga pengajar.
Sejak pagi, anggota Apkam terlihat sabar membimbing anak-anak yang sebelumnya kesulitan memahami pelajaran. Mata mereka berbinar saat mendapat penjelasan, dan senyum tak lepas dari wajah mereka ketika berhasil menjawab pertanyaan. Seorang anak berseru, “Aku bisa, Pak!” sambil menunjuk jawaban di papan tulis, membuat seluruh kelas bergemuruh tepuk tangan.
Kehadiran Apkam bukan hanya soal mengajar, tetapi memberikan rasa aman dan menjadi sosok teladan serta pembimbing bagi anak-anak. Kepala sekolah setempat menyebut, program ini memberikan harapan baru bagi masa depan anak-anak Papua, sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan adalah jalan untuk keluar dari keterbatasan.
Para anggota Apkam sendiri mengaku bangga bisa langsung berinteraksi dengan generasi muda Papua. Mereka berharap setiap anak yang mereka ajar dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan penuh semangat juang.
Tawa, semangat, dan harapan baru kini bersatu. Anak-anak Papua, yang sebelumnya hanya menatap langit luas, kini memiliki masa depan yang mulai mereka genggam dengan tangan sendiri.












